Untuk kamu yang masih sakit hatinya
Untuk kamu yang masih belum rela itu terjadi
Kemarin masih membekas di ingatan
Saat kenangan indah sudah tak seindah dulu
Saat harapan mulai sirna
Saat kata mulai tak sama
Saat hati mulai berontak
Kisah ini akhirnya harus berakhir
Meninggalkan pilu yang menusuk tulang
Meninggalkan luka yang teramat dalam
Meninggalkan sakit yang tak pernah sembuh
Luka di hati memang belum kering
Tapi waktu tetap bergulir
Masa lalu memang harus menjadi kenangan
Bukan untuk disesali tapi untuk dipelajari
Bukan untuk dilupakan tapi untuk diingat jika dibutuhkan
Masa lalu tidak pernah salah
Kamu pun tidak
Karena di masa itu kamu pernah bahagia mengukir kisah untuk masa depan
Wednesday, December 30, 2015
Sunday, December 27, 2015
Nasi Uduk Ibu Jum
Halo semua, berhubung masih dalam suasana Natal saya mau mengucapkan Selamat Natal buat semua yang merayakan, semoga damai Natal menyertai kita semua.
Lanjut ke inti tulisan kali ini. Beberapa hari yang lalu saya diajak teman untuk makan di sebuah kedai nasi uduk yang bernama Nasi Uduk Ibu Jum yang terletak di Fresh Market Pantai Indah Kapuk. Saat saya datang memang belum terlalu ramai, tapi 60% kursi telah terisi,
Kios nasi uduk yang mengusung konsep foodtruck ini menyajikan berbagai hidangan Nusantara. Mulai dari ayam kalasan, sayur asem, sambal teri, bakwan jagung, pepes ikan, pepes tahu, dan masih banyak lagi.
Untuk memesan makanan di sini, kita harus antri di tempat yang sudah disediakan dan memilih sendiri lauk yang kita mau dengan dilayani dari dalam foodtruck oleh karyawan Nasi Uduk Ibu Jum.
Untuk tempat yang disediakan menurut saya sangat nyaman, ditambah dengan iringan live music. Makanan yang disediakan juga tidak mengecewakan. Karena saya hanya makan berdua, maka saya memesan nasi uduk, ayam kalasan, sayur asen, serta bakwan jagung. Sayur asemnya sangat recomended. Sayang saya tidak sempat mencoba makanan yang lainnya.
Sebenarnya di sana menjual dua jenis nasi, yaitu nasi uduk dan nasi bakar, karena ini kedai nasi uduk saya akhirnya memilih mencoba nasi uduknya, namun sayang rasa nasi uduknya standar, tidak seenak yang saya bayangkan.
Jadi untuk kamu yang bingung mau nongkrong di mana saat weekend atau bingung mau mencari makan malam, Nasi Uduk Ibu Jum ini recomended untuk kamu datangi.
Lanjut ke inti tulisan kali ini. Beberapa hari yang lalu saya diajak teman untuk makan di sebuah kedai nasi uduk yang bernama Nasi Uduk Ibu Jum yang terletak di Fresh Market Pantai Indah Kapuk. Saat saya datang memang belum terlalu ramai, tapi 60% kursi telah terisi,
Kios nasi uduk yang mengusung konsep foodtruck ini menyajikan berbagai hidangan Nusantara. Mulai dari ayam kalasan, sayur asem, sambal teri, bakwan jagung, pepes ikan, pepes tahu, dan masih banyak lagi.
Untuk memesan makanan di sini, kita harus antri di tempat yang sudah disediakan dan memilih sendiri lauk yang kita mau dengan dilayani dari dalam foodtruck oleh karyawan Nasi Uduk Ibu Jum.
Untuk tempat yang disediakan menurut saya sangat nyaman, ditambah dengan iringan live music. Makanan yang disediakan juga tidak mengecewakan. Karena saya hanya makan berdua, maka saya memesan nasi uduk, ayam kalasan, sayur asen, serta bakwan jagung. Sayur asemnya sangat recomended. Sayang saya tidak sempat mencoba makanan yang lainnya.
Sebenarnya di sana menjual dua jenis nasi, yaitu nasi uduk dan nasi bakar, karena ini kedai nasi uduk saya akhirnya memilih mencoba nasi uduknya, namun sayang rasa nasi uduknya standar, tidak seenak yang saya bayangkan.
Jadi untuk kamu yang bingung mau nongkrong di mana saat weekend atau bingung mau mencari makan malam, Nasi Uduk Ibu Jum ini recomended untuk kamu datangi.
Sunday, November 1, 2015
Kisah Tak Sampai
Cinta, satu kata berjuta makna
Cinta, satu kata berjuta misteri
Cinta, satu kata berjuta kisah
Cinta, anugerah terindah yang Tuhan berikan
Satu kisah tentang cinta
Kisah tentang aku dan kamu
Kita yang belum saling mengenal
Tapi aku rasa cinta itu ada
Cinta pada pandangan pertama
Apakah bisa sekali lihat langsung dinamakan cinta?
Entahlah, itu masih misteri
Seperti kisahku denganmu
Misteri yang tak berujung
Kita tidak saling kenal apalagi saling sapa
Tapi ada yang berbeda dengan hati ini
Hati ini seakan berkata kaulah orangnya
Tapi kisah ini akan kusimpan rapat-rapat
Kisah yang tak akan pernah tersampaikan
Kisah yang hanya menjadi memoriku
Kisah yang tak tahu kapan usai
Bintang tolong sampaikan rindu ini padanya
Pada orang yang tidak kukenal
Tapi telah mencuri hati ini
Pada orang yang tak pernah kusapa
Tapi memenuhi pikiran ini
Berharap kisah ini bukan hanya milikku
Tapi aku tak dapat memaksa
Biarlah waktu yang menjawabnya
Kisah ini akan tetap menjadi kisahku atau kisah kita
Cinta, satu kata berjuta misteri
Cinta, satu kata berjuta kisah
Cinta, anugerah terindah yang Tuhan berikan
Satu kisah tentang cinta
Kisah tentang aku dan kamu
Kita yang belum saling mengenal
Tapi aku rasa cinta itu ada
Cinta pada pandangan pertama
Apakah bisa sekali lihat langsung dinamakan cinta?
Entahlah, itu masih misteri
Seperti kisahku denganmu
Misteri yang tak berujung
Kita tidak saling kenal apalagi saling sapa
Tapi ada yang berbeda dengan hati ini
Hati ini seakan berkata kaulah orangnya
Tapi kisah ini akan kusimpan rapat-rapat
Kisah yang tak akan pernah tersampaikan
Kisah yang hanya menjadi memoriku
Kisah yang tak tahu kapan usai
Bintang tolong sampaikan rindu ini padanya
Pada orang yang tidak kukenal
Tapi telah mencuri hati ini
Pada orang yang tak pernah kusapa
Tapi memenuhi pikiran ini
Berharap kisah ini bukan hanya milikku
Tapi aku tak dapat memaksa
Biarlah waktu yang menjawabnya
Kisah ini akan tetap menjadi kisahku atau kisah kita
Wednesday, October 14, 2015
Icip-icip
Wah, sudah lama banget nih gak nulis. Sudah lebih dari satu tahun rasanya. Kali ini saya mau berbagi pengalaman icip-icip di hari libur kemarin.
Tujuan pertama adalah The Chinatown of Jakarta yaitu Pancoran. Pancoran memang temmpat yang menarik untuk dikunjungi, selain untuk belanja bisa juga untuk kuliner. Karena di sini banyak tempat makan yang rasanya enak dan harganya terjangkau. Yang pertama saya coba adalah kuotie. Kuotie yang saya coba adalah Akin Kuotie. Untuk yang belum tahu, kuotie adalah daging sayuran yang dicincang dan dibungkus lembaran tepung terigu, mirip gyoza. 1 porsi isinya 10 buah. Untuk saya yang baru pertama kali mencoba kuotie rasanya cocok dengan lidah saya, atau singkatnya ENAK.
Setelah puas menyantap kuotie saya dan teman saya berniat makan pempek yang menurut informasi teman saya pempek tersebut memang enak. Tapi sayang, karena tempatnya penuh kami jadi mengurungkan niat untuk makan, tapi kami malah tertarik dengan penjual buku-buku bekas di dekat tempat pempek. Ternyata buku-buku yang dijual juga masih bagus. Kami pun tergoda untuk membeli beberapa novel. Hahaha.
Lanjut makan lagi, makanan yang kami coba kedua adalah bakso. Bakso ini tidak ada namanya sepertinya. Bakso pikulan yang ramainya luar biasa. Tidak ada tempat atau kios untuk makan. Hanya terdapat kursi panjang dan satu meja serta kursi plastik yang ditaruh asal di dekat tempat bakso tersebut. Jadi makin penasaran seperti apa rasanya. Satu porsi bakso terdiri dari bakso urat dan bakso halus serta bihun. Harganya pun terjangkau, hanya Rp. 12.000; Dan rasanya memang tidak mengecewakan. Pantas saja ada yang rela makan sambil berdiri. Karena rasanya memang enak dan membuat saya ingin makan lagi. Hahaha.
Setelah kenyang, lanjut lagi menuju pasar Gloria dengan niat minum kopi di Kedai Kopi Es Tak Kie, tapi sayang kami kehabisan. Padahal saat itu baru jam satu lewat.
Karena bingung mau makan apa lagi, kami memutuskan untuk mampir ke Tanjung Duren dan makan di sebuah kedai sushi, yaitu Zushioda, tempatnya di dekat KFC. Kami memesan dua porsi sushi (yang namanya saya lupa) dan juga dua minuman yaitu Ice Latte dan Hot Caramel Machiato. Berhubung perjalanan cukup jauh dari Pancoran ke Tanjung Duren, kami pun langsung melahap sushi tersebut. Rasanya cukup bersahabat untuk harga yang terjangkau, sekitar Rp. 10.000; - Rp. 30.000; Tempatnya memang sempit tapi nyaman juga untuk nongkrong.
Untuk menutup icip-icip hari ini, kami mampir di Warung Nasi Bebek Cak Rosi, alamat lengkapnya saya kurang tahu, lokasinya di dekat simpang macan/bambu larangan di seberang Alfamart. Harganya terjangkau, 1 porsi nasi + beberk Rp. 15.000; dan rasanya enak. Bebeknya tidak bau, dagingnya empuk, bumbu dan sambalnya juga enak.
Sekian icip-icip hari ini. Sampai bertemu di icip-icip selanjutnya.
Tujuan pertama adalah The Chinatown of Jakarta yaitu Pancoran. Pancoran memang temmpat yang menarik untuk dikunjungi, selain untuk belanja bisa juga untuk kuliner. Karena di sini banyak tempat makan yang rasanya enak dan harganya terjangkau. Yang pertama saya coba adalah kuotie. Kuotie yang saya coba adalah Akin Kuotie. Untuk yang belum tahu, kuotie adalah daging sayuran yang dicincang dan dibungkus lembaran tepung terigu, mirip gyoza. 1 porsi isinya 10 buah. Untuk saya yang baru pertama kali mencoba kuotie rasanya cocok dengan lidah saya, atau singkatnya ENAK.
![]() |
| Akin Kuotie |
Setelah puas menyantap kuotie saya dan teman saya berniat makan pempek yang menurut informasi teman saya pempek tersebut memang enak. Tapi sayang, karena tempatnya penuh kami jadi mengurungkan niat untuk makan, tapi kami malah tertarik dengan penjual buku-buku bekas di dekat tempat pempek. Ternyata buku-buku yang dijual juga masih bagus. Kami pun tergoda untuk membeli beberapa novel. Hahaha.
![]() |
| Novel hasil berburu |
Setelah kenyang, lanjut lagi menuju pasar Gloria dengan niat minum kopi di Kedai Kopi Es Tak Kie, tapi sayang kami kehabisan. Padahal saat itu baru jam satu lewat.
Karena bingung mau makan apa lagi, kami memutuskan untuk mampir ke Tanjung Duren dan makan di sebuah kedai sushi, yaitu Zushioda, tempatnya di dekat KFC. Kami memesan dua porsi sushi (yang namanya saya lupa) dan juga dua minuman yaitu Ice Latte dan Hot Caramel Machiato. Berhubung perjalanan cukup jauh dari Pancoran ke Tanjung Duren, kami pun langsung melahap sushi tersebut. Rasanya cukup bersahabat untuk harga yang terjangkau, sekitar Rp. 10.000; - Rp. 30.000; Tempatnya memang sempit tapi nyaman juga untuk nongkrong.
![]() |
| Ice Latte |
![]() |
| Hot Caramel Machiato |
Untuk menutup icip-icip hari ini, kami mampir di Warung Nasi Bebek Cak Rosi, alamat lengkapnya saya kurang tahu, lokasinya di dekat simpang macan/bambu larangan di seberang Alfamart. Harganya terjangkau, 1 porsi nasi + beberk Rp. 15.000; dan rasanya enak. Bebeknya tidak bau, dagingnya empuk, bumbu dan sambalnya juga enak.
![]() |
| Nasi Bebek Cak Rosi |
Sekian icip-icip hari ini. Sampai bertemu di icip-icip selanjutnya.
Labels:
@tamraraa,
Bakso,
Bebek,
Coffee,
Food,
Food blogger,
grateful,
Jakarta,
Kuliner,
Kuotie,
Pancoran,
Sushi,
Tanjung Duren,
Wisata Kuliner
Subscribe to:
Comments (Atom)









